JURNAL
PENYESUAIAN
Jurnal
penyesuaian dibuat untuk memisahkan antara biaya yang sudah menjadi beban pada
suatu periode akuntansi dengan yang belum menjadi beban.
Ada 7
transaksi yang diikuti jurnal penyesuaian pada akhir periode akuntansi. Yaitu
sebagai berikut:
1.
Pendapatan diterima dimuka (differed income)
2.
Pendapatan yang masih harus diterima/piutang pendapatan (Accrued income)
3. Biaya
dibayar dimuka (Prepaid Expenses)
4. Biaya
yang masih harus dibayar/utang biaya (Expenses Payable)
5. Kerugian
Piutang (Bad debt Expenses)
6.
Penyusutan aktiva tetap (Allowance for doubtful debt)
7. Biaya
pemakaian perlengkapan (Supplies Expenses)
- Pendapatan diterima dimuka
merupakan
pembayaran yang diterima oleh perusahaan
dalam bentuk uang tunai dari pelanggan atas suatu pekerjaan,tetapi belum diakui
sebagai pendapatan pada periode yang bersangkutan.
Contoh: sewa
diterima dimuka,
asuransi diterima dimuka, dll.
Pencatatan
pendapatan diterima dimuka ada dua cara:
- Pendekatan Neraca / dicatat sebagai hutang
31 Des sewa diterima dimuka Rp xxx
- Pendapatan
sewa Rp xxx
- Pendekatan L/R / dicatat sebagai pendapatan
31 Des Pendapatan sewa
Rp xxx
-sewa diterima dimuka Rp xxx
Contoh soal:
1 september 2010 diterima sewa toko untuk jangka waktu satu tahun sebesar Rp
12.000.000,-. Maka jurnal penyesuaian per 31 Desember 2010 adalah.?
perhitungan:
1/sept s.d 31/des= 4 bln
4/12 x Rp 12.000.000,- = Rp 4.000.000,- (sudah menjadi pendapatan)
8/12 X Rp 12.000.000,- = Rp 8.000.000,- (belum menjadi pendapatan)
1/sept s.d 31/des= 4 bln
4/12 x Rp 12.000.000,- = Rp 4.000.000,- (sudah menjadi pendapatan)
8/12 X Rp 12.000.000,- = Rp 8.000.000,- (belum menjadi pendapatan)
Jurnalnya:
Pendekatan Neraca / dicatat sebagai hutang
|
1
Sept
|
Kas
|
Rp
12.000.000
|
-
|
|
-Sewa
diterima dimuka
|
-
|
Rp 12.000.000
|
|
|
AJP:
|
|||
|
31 Des
|
Sewa diterima
dimuka
|
Rp 4.000.000
|
-
|
|
- Pendapatan sewa
|
-
|
Rp 4.000.000
|
|
Pendekatan Laba / Rugi
|
1 Sept
|
Kas
|
Rp
12.000.000
|
-
|
|
-Pendapatan sewa
|
-
|
Rp 12.000.000
|
|
|
AJP:
|
|||
|
31 Des
|
Pendapatan sewa
|
Rp 8.000.000
|
-
|
|
-Sewa
diterima dimuka
|
-
|
Rp 8.000.000
|
|
2.
Pendapatan yang masih harus diterima / piutang pendapatan (Accrued income)
adalah
pendapatan yang pembayarannya belum diterima secara tunai tetapi sudah diakui
sebagai hak / pendapatan untuk periode bersangkutan.
Contoh;
bunga yang masih harus diterima / piutang bunga, sewa yang masih harus diterima
/ piutang sewa.
Maka
pencatatannya:
31 Des Piutang pendapatan Rp xxx
- pendapat Rp xxx
Contoh
soal:
Pada tanggal 1
September 2010 perusahaan menyimpan uang di Bank sebesar Rp 100.000.000,-
dengan bunga 18% setahun. Bunga diterima setiap 1 Maret – 1 September. Buatlah
jurnal penyesuaiannya!
Jawaban:
1/sept
s.d 31/des = 4 bln.
4/12 x Rp
100.000.000 x 18%= Rp 6.000.000,-
|
Ayat jurnal penyesuaian
|
|||
|
31 Des
|
Piutang bunga
|
Rp 6.000.000
|
-
|
|
-Pendapatan bunga
|
-
|
Rp 6.000.000
|
|
3. Biaya
dibayar dimuka (Prepaid Expenses)
yaitu beban yang
sudah dibayar oleh perusahaan akan tetapi belum diakui sebagai beban pada
periode yang bersangkutan.
Contoh;
sewa dibayar dimuka, asuransi dibayar dimuka, iklan dibayar dimuka dsb.
Ada dua
pendekatan dalam pencatatan ayat jurna penyesuaian:
1.
Pendekatan neraca / dicatat sebagai aktiva
31 Des beban sewa Rp xxx
- sewa
dibayar dimuka Rp
xxx
2.
Pendekatan L/R / dicatat sebagai beban
31 Des Sewa dibayar dimuka Rp xxx
- beban
sewa Rp
xxx
Contoh:
Pada tanggal 1 Mei 2010 perusahaan
membayar sewa gedung untuk satu tahun sebesar Rp 9.000.000,- Buatlah jurnal
penyesuaian per 31 Desember 2010.!
Jawab:
1 Mei s.d 31 Des = 8 bln
8/12 x Rp 9.000.000,- = Rp 6.000.000,- (sudah menjadi beban)
1 Jan -30 Aprl= 4bln : 4/12 x Rp 9.000.000,- (belum menjadi beban)
Jawab:
1 Mei s.d 31 Des = 8 bln
8/12 x Rp 9.000.000,- = Rp 6.000.000,- (sudah menjadi beban)
1 Jan -30 Aprl= 4bln : 4/12 x Rp 9.000.000,- (belum menjadi beban)
Pendekatan Neraca / dicatat sebagai aktiva
|
1 Mei
|
Sewa dibayar dimuka
|
Rp 9.000.000
|
-
|
|
2010
|
-kas
|
-
|
Rp 9.000.000
|
|
Ayat jurnal Penyesuaian:
|
|||
|
31 Des
|
Beban Sewa
|
Rp 6.000.000
|
-
|
|
2010
|
sewa dibayar dimuka
|
-
|
Rp 6.000.000
|
Pendekatan Laba / Rugi atau dicatat
sebagai beban
|
1 Mei
|
Beban sewa gedung
|
Rp 9.000.000
|
-
|
|
2010
|
-kas
|
-
|
Rp 9.000.000
|
|
Ayat jurnal Penyesuaian:
|
|||
|
31 Des
|
sewa dibayar
dimuka
|
Rp 3.000.000
|
-
|
|
2010
|
-Beban Sewa gedung
|
-
|
Rp 3.000.000
|
4. Beban
yang masih harus dibayar / utang beban (Expenses Payable)
adalah Beban
yang belum dibayar secara tunai ,tetapi sudah diakui sebagai beban dan
kewajiban pada periode yang bersangkutan.
Contoh:
-gaji yang msaih harus dibayar (Utang gaji)
-bunga yang masih harus dibayar (Utang
bunga)
-pajak yang masih harus dibayar (Utang
pajak)
Maka
pencatatan ayat jurnal penyesuaiannya:
31 Des beban gaji Rp
xxx
- utang
gaji Rp xxx
Contoh
soal:
Perusahaan
melakukan pembayaran gaji karyawan per minggu sebesar Rp 900.000,-. Pembayaran
dilakukan setiap hari Sabtu. Pada Tanggal 31 desember jatuh pada hari jum’at,
makaa jurnal penyesuaiannya adalah.?
Jawaban:
Senin –
jum’at = 5 hari ; 5/6 x Rp 900.000,-
= Rp750.000,-
AJP:
31
Des Beban gaji Rp 750.000
-Utang
gaji Rp 750.000
5. Kerugian
Piutang
Taksiran
kerugian piutang yang timbul akibat adanya piutang yang tidak tertagih.
Ada dua pencatatan untuk ayat
jurnal penyesuaian:
a. Metode langsung
31 Des Kerugian Piutang Rp xxx
-Piutang Rp xxx
b. Metode tidak langsung
31 Des. Cad. Kerugian
Piutang Rp xxx
- Piutang Rp xxx
Contoh
soal:
PT. Revivo
mempunyai piutang kepada PT.Dabizas sebesar Rp. 500.000,- Pada tanggal 20
Desember manajer kredit PT. Revivo memutuskan untuk menghapus piutang kepada
PT. Dabizas karena sudah tidak mungkin ditagih
|
METODE LANGSUNG
|
METODE TIDAK LANGSUNG
|
|
Kerugian Piutang
Rp 500,000.-
|
Cad. Kerugian
piutang Rp 500.000,-
|
|
-Piutang Rp 500.000,-
|
-piutang Rp 500.000,-
|
6.
Penyusutan Aktiva Tetap
adalah berkurangnya suatu aktiva
tetap untuk memberikan manfaat ekonomis secara berangsur-angsur sejalan dengan
perjalanan waktu.
Contoh:
Peralatan kantor, Kendaraan, mesin gedung dsb.
- Metode Langsung
31 Des Beban penyusutan gedung Rp xxx
- gedung Rp xxx
- Metode tidak langsung
31 Des Beban penyusutan gedung Rp xxx
- akumulasi
penyusutan gedung Rp xxx
Contoh soal:
Pada
neraca saldo 31 Desember 2010 terdapat akun gedung sebesar Rp 450.000.000,-.
Pada tahun berjalan disusutkan sebesar 10% dari harga perolehan. Jurnal
penyesuaiannya.?
Jawaban:
10% x Rp
450.000.000,- =Rp 45.000.000,-
Ajp:
a. Metode
Langsung:
31 Des Beban penyusutan gedung Rp 45.000.000,-
-gedung Rp
45.000.000,-
b. Metode
tidak Langsung
31
Des Beban penyusutan gedung Rp
45.000.000,-
-Akumulasi peny. Gedung Rp 45.000.000,-
7. Beban
pemakain perlengkapan
adalah barang yang dipergunakan untuk kegiatan
perusahaan yang habis terpakai dalam jangka waktu satu tahun.
Contoh :
Perlengkapan kantor, perlengkapan salon dll.
Pencatatan
pemakaian perlengkapan dilakukan dengan dua cara:
a.
Pendekatan Neraca / dicatat sebagai aktiva
31 Des Supplies Expenses Rp xxx
- Supplies Rp xxx
b.
Pendekatan L/R / dicatat sebagai beban
31 Des Supplies Rp xxx
- Supplies
expenses Rp xxx
Contoh
soal:
Tanggal 4
September dibeli perlengkapan kantor seharga Rp 400.000,- secara tunai. Tanggal
31 Desember 2010 diketahui perlengkapan yang masih tersisa sebesar Rp
100.000,-. Maka AJPnya.?
Perlengkapan Rp
400.000,-
Sisa
perlengkapan (Rp
100.000,-)
Perlengkapan
yang terpakai Rp 300.000,-
Pendekatan
neraca / dicatat sebagai aktiva:
Jurnal
pembelian:
4 sept
Perlengkapan kantor Rp 400.000,-
2010
-Kas Rp 400.000,-
AJP:
31 Des
Beban Perlengkapan Rp 300.000,-
2010
- Perlengkapan kantor Rp 300.000,-
Pendekatan
Laba Rugi / dicatat sebagai beban:
Jurnal
pembelian:
4 sept
beban Perlengkapan kantor Rp 400.000,-
2010
-Kas Rp 400.000,-
AJP:
31
Des Perlengkapan kantor Rp 300.000,-
2010
-Beban Perlengkapan kantor Rp 300.000,-
SEMOGA BERMANFAAT.. :-)
